Setrika arang yang terbuat dari besi agak sulit penggunaannya. Kita harus memulainya dengan membakar arang terlebih dahulu. Tujuannya untuk memanaskan setrika. Selanjutnya barulah persiapan menggunakan setrika. Ketika setrika telah panas, setrika tidak serta merta langsung digosokkan ke atas pakaian, tetapi harus dilakukan dulu proses penyejukan dengan meletakkannya di atas daun pisang muda. Kalau tidak, pakaian bisa hangus terbakar.Walaupun menggunakannya sangat sulit, setrika ini memberikan imbalan yang setimpal pada pemakainya. Kenapa begitu? Pakaian yang disetrika dengan alat ini kerapiannya akan bertahan lama. Jauh berbeda dengan setrika zaman sekarang.
Semenjak setrika ini tidak diproduksi lagi, semakin banyak orang yang mengincarnya. Terutama setrika yang memiliki kunci pengait berbentuk ayam jago. Bukan untuk digunakan sebagai alat menyetrika, tetapi digunakan untuk pajangan di rumah. Beberapa situs penjualan barang antik bahkan mematok harga dengan kisaran Rp 600.000,00 hingga jutaan rupiah. Tergantung seberapa tua umur dari setrika itu

No comments:
Post a Comment